G-Land Pertama, Ijen KeduaG-Land Pertama, Ijen Kedua

BANYUWANGI-Bumi Blambangan tetap menjadi salah satu daerah tujuan wisata favorit turis asing dan domestik. Menurut data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung selama tahun 2009 mencapai 11.392 orang. Turis lokal yang berkunjung pada tahun tersebut mencapai 398.250 orang.
Sementara itu, dari sekian banyak tempat wisata di Banyuwangi, yang paling digemari turis asing adalah pantai Plengkung atau G-land. Objek wisata berikutnya yang menjadi jujugan wisman adalah kawah gunung Ijen.
Kepala Disbudpar Banyuwangi, Sudjani mengakui, kunjungan wisman ke Banyuwangi mengalami peningkatan selama tahun 2009. Turis asing yang datang berasal dari Australia, Amerika, Belanda, Inggris, Prancis, Brazil, Swiss, Jerman, Kanada, Jepang, Rusia, dan beberapa negara lain.
”Sekitar 80 persen wisman dari Prancis ternyata lebih menyukai keindahan alam gunung. Sehingga, turis Prancis banyak yang memilih kawah gunung Ijen. Sedangkan, wisman asal Inggris dan Belanda lebih suka wisata agro di perkebunan; misalnya perkebunan kopi dan coklat di wilayah Kecamatan Kalibaru dan Kaliklatak di Kecamatan Kalipuro,” jelasnya.
Sudjani menambahkan, wisman dari Amerika, Australia, Jepang, dan Brazil, lebih suka berselancar di pantai Plengkung. Sebab, mereka termasuk penggemar surfing yang menginginkan sebuah pengalaman yang menguras adrenalin. Kawasan Plengkung yang dikenal dengan sebutan G-Land itu dikenal memiliki ombak besar dan ganas.
Pantai Plengkung yang berjarak 87 kilometer dari pusat kota Banyuwangi dapat dicapai melalui jalan darat. Dari Banyuwangi, turis dapat menggunakan kendaraan menuju pantai Trianggulasri dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam. Setelah tiba di Trianggulasri, wisman tidak bisa menggunakan kendaraan bermotor. Mereka harus berjalan kaki sejauh 12 kilometer menuju Plengkung.
Sudjani menambahkan, meningkatnya kunjungan wisman ke Banyuwangi memberikan dampak yang besar kepada objek wisata, hotel, restoran, hingga penarik becak. (lla/bay)
Sumber : Jawa Pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: